TOPIK MEDIA, BERLIN – Uni Eropa dikabarkan tengah mempersiapkan sanksi denda bernilai ratusan juta euro terhadap Google atas dugaan pelanggaran aturan persaingan digital dalam kebijakan Digital Markets Act (DMA).
Laporan media Jerman menyebut penyelidikan terhadap Google dan perusahaan induknya, Alphabet, kini telah memasuki tahap akhir setelah regulator Eropa menilai praktik bisnis perusahaan berpotensi merugikan kompetitor.
Brussel menuding Google memanfaatkan dominasi mesin pencarinya untuk lebih mengutamakan layanan internal perusahaan dalam hasil pencarian, termasuk fitur Google Flights dan AI Overview berbasis teknologi Gemini.
Regulator Uni Eropa menilai langkah tersebut dapat menghambat persaingan sehat di sektor digital karena layanan milik pesaing tidak memperoleh ruang yang setara dalam pencarian pengguna.







