Selain membantu menunjukkan arah, para petugas juga memberikan edukasi kepada jamaah mengenai perlindungan diri di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Suci. Jamaah diimbau selalu membawa payung, masker, topi, serta menjaga kelembapan tubuh dengan membawa semprotan air.
PPIH juga meminta jamaah, terutama lansia, untuk bijak mengatur aktivitas ibadah agar kondisi fisik tetap prima menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Jika cuaca terlalu panas, jamaah disarankan salat di masjid hotel agar kesehatan tetap terjaga,” kata Deka.
Adapun sembilan titik siaga petugas haji Indonesia meliputi Terminal Syib Amir, pintu keluar Marwah, area sa’i, area tawaf, pintu Babusalam, pertigaan Bab Ali-Syib Amir, area WC 3, ATM Center Dar AtTawhid, arah Hotel Anjum, hingga Terminal Jabal Ka’bah.
Khusus di area tawaf, petugas laki-laki mengenakan pakaian ihram bertuliskan “Petugas Haji Indonesia 2026” agar mudah dikenali jamaah.*
Sumber: Antara
(Red)















