Untuk memastikan kualitasnya, pengujian B50 dilakukan pada berbagai sektor, mulai dari kendaraan bermotor, alat dan mesin pertanian, alat berat pertambangan, kereta api, kapal laut, hingga pembangkit listrik.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa performa B50 dinilai semakin baik dan bahkan mampu melampaui capaian bahan bakar B40 yang sebelumnya telah digunakan secara luas.
Pemerintah juga menilai implementasi B50 menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor.
Peluncuran penuh penggunaan B50 telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi berbasis sumber daya dalam negeri.
Dengan penerapan B50, Indonesia kini menjadi negara dengan mandat penggunaan biodiesel berbasis minyak sawit tertinggi di dunia, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.*
Sumber: Antara
(Red)













