Sementara bagi lulusan yang memilih jalur kerja, pemerintah akan memberikan pelatihan keterampilan melalui Kementerian Ketenagakerjaan maupun Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Bahkan, siswa berprestasi akan didorong melanjutkan pendidikan ke Sekolah Garuda.
Di sisi lain, pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Saat ini, terdapat 93 gedung permanen yang sedang dibangun, dengan sekitar 69 persen ditargetkan selesai pada Juli untuk mendukung kegiatan belajar tahap awal.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu prioritas pemerintahan Prabowo Subianto yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang lebih luas. Hingga kini, sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi di seluruh Indonesia, meskipun sebagian masih memanfaatkan gedung sementara milik pemerintah pusat dan daerah.
Penyelenggaraan program ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2025 sebagai landasan dalam pengembangan pendidikan inklusif bagi masyarakat kurang mampu.*
Sumber: Antara
(Red)















