Selain itu, untuk kendaraan angkutan umum roda empat, pembatasan Biosolar direncanakan hingga 80 liter per hari, sedangkan kendaraan roda enam atau lebih dapat mencapai batas maksimal 200 liter per hari.
Meski demikian, Wahyudi menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum diberlakukan dan masih dalam tahap menunggu keputusan resmi pemerintah.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan atau panik terhadap informasi yang beredar, serta tetap mengikuti perkembangan kebijakan dari sumber resmi.
“Kami minta masyarakat bersabar dan menunggu keputusan pemerintah,” ujarnya.
Dengan belum adanya pembatasan, distribusi dan pembelian BBM subsidi saat ini masih berjalan normal seperti biasa di seluruh wilayah Indonesia.*
Sumber: Antara
(Red)















