Bagi pengguna yang gemar fotografi profesional, Vivo turut menghadirkan dukungan aksesori Zeiss Teleconverter G2, sehingga pengalaman memotret semakin fleksibel.
Pada bagian depan, baik layar utama maupun layar luar sama-sama dibekali kamera swafoto 20 MP untuk memenuhi kebutuhan panggilan video maupun pengambilan foto selfie.
Untuk mendukung aktivitas multitasking, Vivo X Fold 6 menjalankan sistem operasi OriginOS 6 Fold berbasis Android 16, dipadukan dengan RAM LPDDR5X Ultra serta penyimpanan internal UFS 4.1 berkecepatan tinggi.
Salah satu peningkatan paling mencolok terdapat pada sektor daya. Vivo menyematkan baterai Blue Ocean 7.000 mAh berbasis teknologi solid-state generasi ketiga, menjadikannya salah satu ponsel lipat dengan kapasitas baterai terbesar di kelasnya. Pengisian daya didukung teknologi fast charging 80W melalui kabel dan wireless charging 40W.
Selain itu, Vivo X Fold 6 juga telah mengantongi sertifikasi IP58 dan IP59 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Perangkat ini turut dibekali WiFi 7, NFC, USB 3.2 Gen 1, speaker stereo, motor linear sumbu X untuk pengalaman bermain gim yang lebih responsif, serta sensor sidik jari di sisi bodi.















