“Presiden meminta kami untuk terus melakukan konsolidasi, sekuat-kuatnya dan seberapa pun yang mampu. Ini bagian dari memuliakan keluarga miskin dan sekaligus mendorong agar kebangkitan wong cilik itu terjadi menuju Indonesia Emas tahun 2045 yang akan datang,” katanya.
Prosesnya saat ini, tambah Gus Ipul, beberapa kementerian terkait membahas aspek-aspek penting program, mulai dari kurikulum, rekrutmen tenaga pengajar, sarana dan prasarana, pengawasan, hingga tata kelola.
Ia menambahkan dalam beberapa pekan ke depan, pemerintah akan mengumumkan skema yang lebih jelas mengenai jumlah siswa per sekolah dan alokasi anggaran.
“Insyaallah dalam waktu satu hingga dua minggu yang akan datang mudah-mudahan sudah lebih jelas gambarnya,” kata Gus Ipul.**
(Red/antaranews)















