Trump bahkan disebut memperingatkan bahwa militer AS mampu melumpuhkan Iran dalam waktu singkat jika tidak tercapai kesepakatan damai. Sebelumnya, ia juga menyatakan kemungkinan menghancurkan fasilitas energi dan infrastruktur penting Iran jika jalur pelayaran tersebut tidak kembali dibuka.
Di sisi lain, Iran menolak wacana gencatan senjata tanpa adanya jaminan keamanan jangka panjang. Pemerintah Iran menilai jeda konflik justru berpotensi dimanfaatkan oleh pihak lawan untuk memperkuat serangan di kemudian hari.
Meski demikian, Lukman menilai pelemahan rupiah masih dalam batas wajar. Ia menyebut level Rp17.000 per dolar AS masih tergolong stabil dan belum memberikan dampak signifikan terhadap pasar keuangan domestik.
Namun, ia mengingatkan Bank Indonesia untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar dan mengantisipasi volatilitas agar rupiah tidak melemah lebih dalam di tengah ketidakpastian global.*
Sumber: Antara
(Red)















