KAI mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di luar kanal resmi, terutama jika informasi tersebut menyertakan unsur pembayaran. Bila ragu, masyarakat disarankan menghubungi layanan pelanggan KAI melalui Contact Center 121 atau email cs@kai.id untuk melakukan verifikasi.
“Langkah preventif dan kehati-hatian dari masyarakat sangat penting untuk memutus rantai penipuan yang mencoreng nama baik perusahaan,” tegas Ixfan.
Selain itu, PT KAI meminta agar masyarakat tidak menyebarkan ulang undangan palsu tersebut agar tidak semakin memperluas potensi kerugian pihak lain. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat juga diimbau segera melapor ke pihak berwajib.
KAI terus berkomitmen menjaga transparansi dan integritas dalam proses rekrutmen, serta memastikan bahwa seluruh informasi terkait penerimaan tenaga kerja dapat diakses secara terbuka dan sah melalui situs resmi perusahaan.**
(Red/ANTARA)















