5. Zhang Zhan (Tiongkok)
Zhang Zhan, jurnalis independen yang melaporkan situasi Covid-19 di Wuhan, dipenjara dengan tuduhan “memicu pertengkaran dan memprovokasi masalah.” Zhang akhirnya melakukan mogok makan selama enam bulan sebagai bentuk protes terhadap penahanannya.
6. Wan Noor Hayati Wan Alias (Malaysia)
Wan Noor Hayati menghadapi dakwaan hukum karena tiga unggahan Facebook terkait Covid-19 yang dianggap “menyebabkan ketakutan publik.” Ia diancam hukuman dua tahun penjara untuk setiap unggahannya dan kesulitan mendapatkan pekerjaan sebagai jurnalis lepas.
7. Hopewell Chin’ono (Zimbabwe)
Hopewell Chin’ono ditangkap karena melaporkan dugaan korupsi pengadaan Covid-19 di Kementerian Kesehatan Zimbabwe. Setelah dibebaskan dengan jaminan, ia kembali ditangkap dengan tuduhan “menghalangi keadilan” karena tweet-nya.
8. Bárbara Barbosa (Brasil)
Barbosa mengalami ancaman saat meliput pelanggaran aturan lockdown di Florianópolis. Selain itu, ada laporan bahwa kantor wali kota Rio de Janeiro membayar pegawai untuk memantau dan menghalangi kerja jurnalis.















