Bisnis  

IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Sentimen Global Bayangi Kekhawatiran Gencatan Senjata Timur Tengah

Arsip foto - Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ANTARA.

Dari faktor global lainnya, risalah rapat Federal Reserve menunjukkan adanya kecenderungan sebagian anggota untuk kembali menaikkan suku bunga guna menekan inflasi, meskipun opsi penurunan suku bunga masih terbuka.

Sementara dari dalam negeri, sentimen positif datang dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan komitmen terhadap hilirisasi industri, termasuk peresmian pabrik mobil listrik. Ia juga memastikan pasokan bahan bakar minyak nasional aman untuk satu tahun ke depan.

Berdasarkan sektor, penguatan IHSG dipimpin sektor energi yang naik 2,03 persen, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan infrastruktur. Sebaliknya, sektor industri, keuangan, dan barang konsumen primer mengalami koreksi.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai dengan total frekuensi mencapai lebih dari 2,24 juta kali transaksi. Sebanyak 278 saham menguat, 378 saham melemah, dan 164 saham stagnan.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham ditutup melemah, seperti Nikkei, Shanghai, Kuala Lumpur, dan Strait Times, seiring meningkatnya kewaspadaan investor terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah.*

Sumber: Antara

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *