Meski beralih ke tenaga listrik, Bentley memastikan Torcal tetap mempertahankan ciri khas perusahaan, mulai dari penggunaan material premium, pengerjaan interior dengan sentuhan tangan para perajin, hingga karakter berkendara yang elegan dan bertenaga.
Kehadiran Torcal juga akan melengkapi jajaran model Bentley yang saat ini dihuni Continental GT, Flying Spur, dan Bentayga, sekaligus menjadi fondasi bagi strategi elektrifikasi perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.
Chief Executive Officer Bentley, Frank-Steffen Walliser, mengatakan Torcal dirancang sebagai kendaraan yang mampu menetapkan standar baru di kelas mobil listrik mewah tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah menjadi identitas Bentley sejak berdiri pada 1919.
Menurutnya, kendaraan tersebut merupakan salah satu proyek paling matang yang pernah dikembangkan perusahaan selama lebih dari satu abad perjalanan Bentley di industri otomotif.















