Rupiah Menguat Berkat Optimisme Pelaku Pasar Meski Cadangan Devisa Turun

TOPIK MEDIA – Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (8/5/2025), mencatatkan kenaikan sebesar 34 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.502 per dolar AS. Penguatan ini terjadi meskipun data menunjukkan cadangan devisa Indonesia menurun dari 157,1 miliar dolar AS pada Maret menjadi 152,5 miliar dolar AS pada April 2025.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan bahwa penguatan rupiah didorong oleh optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia yang masih solid di tengah ketidakpastian global. “Ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh tertinggi kedua setelah China di kelompok negara perekonomian besar. Ini memberi sentimen positif bagi pasar,” ujarnya kepada ANTARA.

Bank Indonesia menjelaskan bahwa penurunan cadangan devisa disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan upaya stabilisasi kurs sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakpastian di pasar global. Meski demikian, posisi cadangan devisa masih memadai dan setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor ditambah pembayaran utang luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *