Untuk mendukung mereka, DP3A memberikan pelatihan keterampilan seperti menjahit, membuat pastry, dan berbagai pelatihan lain yang disesuaikan dengan minat serta potensi.
Setelah mengikuti pelatihan, para Pekka juga mendapat bantuan permodalan yang disalurkan melalui kerja sama dengan Baznas Kota Bandung.
“Kurang lebih sudah 160 lebih perempuan yang kita bantu dengan jumlah bantuan variatif, dari Rp1,5 juta sampai Rp2 juta, terutama untuk para perempuan kepala keluarga ini setelah mereka kita latih,” terang Uum.
Tidak berhenti sampai pelatihan dan permodalan, Pemkot juga memfasilitasi pemasaran produk-produk para Pekka melalui program Warung Cetar, hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Mayoritas adalah produk dari perempuan kepala keluarga kami yang ada di Kota Bandung yang mengisi produk di sana untuk penjualannya,” tambahnya.***
(Red/Diskominfo Kota Bandung)















