“Sebab kami tidak bisa bekerja sendiri, harus ada koordinasi dan fasilitasi dari Gubernur Jawa Barat agar solusi ini dapat diterapkan secara efektif,” tambah KDS.
Pemkab Bandung bersama BBWS, lanjut KDS, berkomitmen untuk menangani bencana ini secara cepat dan menyeluruh guna meminimalisir dampak serupa di masa depan.
Oleh karena itu, mitigasi bencana harus menjadi prioritas untuk menghindari korban jiwa dan kerugian material yang lebih besar di masa mendatang.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan percepatan dalam penanggulangan bencana ini. Semua pihak harus bekerja sama agar Kabupaten Bandung bisa lebih siap menghadapi bencana di masa mendatang,” tandas Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu.
BBWS : Tanggul Jebol Akibat Debit Air Meningkat Drastis
Sementara itu, Kepala BBWS Citarum Mochammad Dian Alma’ruf menjelaskan
bahwa bencana ini terjadi akibat kapasitas sungai yang tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis.
“Debit air pada kejadian kemarin mencapai 415 kubik, sementara kapasitas sungai hanya 297 kubik. Selain itu, pertemuan dengan Sungai Cikapundung Kota menyebabkan backwater yang memperparah tekanan dan menjebol tanggul serta merusak rumah warga,” tutur Dian.















