Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan lulusan SMK yang relevan dengan kebutuhan industri dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Sebagai langkah penting ketiga, pembelajaran seumur hidup harus diakui sebagai prioritas strategis yang baru. Laporan Future of Jobs Report WEF menyoroti rasa ingin tahu dan pembelajaran seumur hidup sebagai keterampilan utama di masa yang datang, dengan kebutuhannya diproyeksikan meningkat hingga 50 persen.
Sementara sistem pendidikan berusaha untuk membekali individu dengan keterampilan yang diperlukan, laju perubahan yang cepat memperjelas bahwa pendidikan formal saja tidak akan cukup. Dengan demikian, pembelajaran seumur hidup sekarang penting untuk meningkatkan ketahanan tenaga kerja.
Akhirnya, terlepas dari semua langkah ini, beberapa kontraksi mungkin masih akan terjadi di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan. Untuk mengatasi tantangan ini, mekanisme transfer keterampilan harus ditetapkan melalui platform yang relevan dan selaras dengan pasar tenaga kerja yang menyediakan pelatihan jangka pendek dalam kerangka pembelajaran seumur hidup.















