Kecerdasan Buatan Ubah Wajah Pendidikan: Indonesia Didorong Adaptasi Cepat

xr:d:DAFcgjA3IxU:262,j:3894625045,t:23050308

Ketika sumber daya manusia tidak dilengkapi dengan keterampilan baru, pengangguran akan meningkat di satu sisi, sementara di sisi lain, pekerja yang ada akan dipaksa bekerja pada pekerjaan yang kurang membutuhkan keterampilan dan akibatnya bergaji lebih rendah.

Sebagai dampaknya, kelas menengah yang sudah menyusut akan menghadapi kerugian lebih lanjut. Ketimpangan sosial yang melebar akan menyebabkan ketidakpuasan masyarakat yang lebih besar. Hasil ini akan memiliki efek tidak langsung tambahan pada sistem pendidikan. Karena ketika kelas menengah terus terkikis, kemampuannya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas akan berkurang, yang selanjutnya melemahkan kesetaraan kesempatan dalam sistem pendidikan.

Langkah-langkah perlindungan

Menurut Laporan The Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum, mulai tahun 2025 hingga 2030 akan terjadi pergeseran pada ketrampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Laporan tersebut menyoroti bahwa keterampilan teknologi akan menjadi kebutuhan utama dalam transformasi ini.

AI dan big data menjadi dua kompetensi yang tumbuh paling cepat, menempati peringkat teratas dalam daftar ketrampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Dengan kata lain, di semua sektor utama, keterampilan AI dan big data diproyeksikan akan mengalami peningkatan permintaan yang substansial, meskipun pada tingkat yang bervariasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *