Ragam  

Gaya Hidup Sehat Terbukti Kurangi Risiko Demensia, Ini Temuan Studi Finlandia

Ilustrasi - Demensia/Pixabay

Kelompok Mandiri dengan Akses Sumber Daya

Sementara itu, kelompok kedua diberikan akses ke informasi seputar gaya hidup sehat, tips olahraga, dan panduan kesehatan otak. Mereka menjalani program ini secara mandiri selama dua tahun, dengan pemeriksaan kesehatan sekali setahun dan dukungan dari navigator serta tim sebaya.

Hasil Positif Kedua Kelompok

Setelah dua tahun, kedua kelompok menunjukkan peningkatan skor fungsi kognitif global, termasuk perencanaan, pemecahan masalah, dan kecepatan berpikir.

Namun, kelompok intervensi intensif menunjukkan kemajuan yang lebih signifikan, terutama dalam kemampuan eksekutif seperti multitasking dan pengambilan keputusan.

Perbedaan mencolok tidak tampak pada kemampuan mengingat kejadian spesifik, namun secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa gaya hidup sehat dapat membantu mencegah penurunan daya ingat secara efektif.

Kesimpulan: Pencegahan Dimulai Sekarang

Penelitian ini menjadi landasan penting bahwa kombinasi aktivitas fisik, stimulasi mental, pola makan sehat, dan keterlibatan sosial mampu menjaga kesehatan otak lansia. Pencegahan Alzheimer tidak harus menunggu gejala muncul—justru perubahan gaya hidup sejak dini menjadi kunci untuk masa tua yang lebih sehat dan mandiri.**

(Red/ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *