Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak memaksa anak makan. Sebaliknya, biarkan anak belajar mengenali rasa lapar dan kenyang secara alami. Meski begitu, penting bagi orang tua untuk membuat jadwal makan agar anak terbiasa disiplin, yaitu tiga kali makan utama dan dua kali camilan sehat setiap hari.
Senada dengan hal tersebut, Deputi Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sukaryo Teguh Santoso menekankan bahwa keluarga memegang peran vital dalam pemenuhan gizi anak.
“Berbicara gizi tidak bisa lepas dari perilaku keluarga,” ujarnya.
Dengan langkah konsisten, positif, dan penuh keterlibatan, orang tua dapat membantu anak memiliki fondasi pola makan sehat yang akan bermanfaat sepanjang hidupnya.***
(Red/ANTARA)













