Menurut Asih, setelah kegiatan pelatihan ini, Disnaker Kota Bandung juga akan memfasilitasi kegiatan sertifikasi bagi peserta terbaik.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin yang menutup pelatihan berharap, peserta terus dibina.
“Kita akan mendukung kegiatan ini dengan membuat UMKM Center di 30 Kecamatan. Dan berkomitmen mengurangi pengangguran secara bertahap. Harapannya para peserta yang sudah dilatih ini bisa dilatih di pusat inkubasi bisnis,” ujar Erwin.
Erwin juga berharap, para peserta terus didampingi agar bisa membuka usaha baru termasuk akses pelatihan, pendampingan, dan promosi.
Sedangkan Kepala Dinas Keternagakerjaan Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan, kegiatan ini adalah aspirasi dari masyarakat tingkat kecamatan dan kelurahan. Tujuannya untuk menciptakan wirausaha baru dan mengurangi angka pengangguran di Kota Bandung.
“Kota Bandung ini adalah kota jasa. Ada 13 jenis kegiatan pelatihan salah satunya kegiatan tata rias wajah. Apapun pelatihannya bisa jadi bekal untuk bisa membuka wirausaha baru di Kota Bandung,” tutur Andri.**
(Red/ Diskominfo Kota Bandung)















