Mengungkap fakta secara realita
Beli Tema IniIndeks

Pakar Neurologi Ingatkan Ketergantungan AI Berisiko Turunkan Kemampuan Berpikir Mandiri

Ilustrasi kecerdasan artifisial (AI). Seorang wanita berdiri dengan latar proyeksi deretan kode digital.

TOPIK MEDIA, JAKARTA – Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dinilai membawa banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan AI secara berlebihan berpotensi mengurangi kemampuan berpikir mandiri, daya ingat, hingga kreativitas seseorang.

Konsultan senior neurologi di Dharamshila Narayana Hospital, Delhi, Dr. MS Panduranga, mengatakan otak manusia dapat mengalami penurunan aktivitas kognitif apabila terlalu sering mengandalkan AI untuk mengingat informasi, bernalar, atau memecahkan berbagai persoalan.

Menurutnya, ketika AI terus-menerus mengambil alih tugas berpikir, otak akan beradaptasi dengan mengurangi upaya mental yang seharusnya dilakukan. Kondisi tersebut secara perlahan dapat memengaruhi cara seseorang memproses dan menyimpan informasi.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa fenomena pengalihan beban kerja mental sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, manusia telah terbiasa menggunakan kalkulator untuk berhitung, GPS untuk navigasi, hingga mesin pencari untuk menemukan informasi. Namun, AI memiliki kemampuan yang jauh lebih luas karena mampu menghasilkan tulisan, memberikan penalaran, bahkan menciptakan berbagai karya sesuai permintaan pengguna.

Kemampuan tersebut dinilai dapat membuat seseorang semakin bergantung pada teknologi apabila tidak digunakan secara bijak. Salah satu dampaknya adalah berkurangnya latihan otak dalam mengingat, menganalisis, serta menyelesaikan persoalan secara mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *