Psikolog UI: Perundungan di Sekolah Sulit Dibasmi karena Faktor Sosial dan Budaya yang Kompleks

Ilustrasi - Perundungan di institusi pendidikan/Pexels

TOPIK MEDIA, JAKARTA – Psikolog klinis Universitas Indonesia, Kasandra Putranto, menegaskan bahwa perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan masih sulit diberantas karena bersifat kompleks dan dipengaruhi banyak faktor.

“Fenomena perundungan sulit dihilangkan sepenuhnya, baik di Indonesia maupun negara lain, karena masalah ini bersifat multifaktorial,” ujar Kasandra di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa dinamika sosial dan psikologis berperan besar, termasuk perasaan iri, dendam, hingga dorongan mendominasi kelompok. Banyak pelaku meniru perilaku dari rumah atau media, sementara korban enggan melapor karena takut dianggap lemah atau mendapat balasan.

Kasandra juga menyoroti normalisasi bullying yang masih sering terjadi di sekolah. Tidak sedikit guru, siswa, maupun orang tua menganggap tindakan perundungan sebagai “candaan” atau bagian dari proses tumbuh remaja. Sikap ini, katanya, membuat kasus terus berulang karena tidak pernah ditangani hingga ke akar masalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *