“Ada sistem dimana aturan berlaku untuk anda tetapi tidak untuk kami, standar ganda dan kemunafikan telah menjadi hal yang lumrah sekarang. Inilah bahaya terbesar bagi sistem internasional,” ucap Dino.
Untuk itu, menurut dia, hal yang paling penting ditindaklanjuti dari peringatan 70 tahun KAA adalah untuk terus menyuarakan Semangat Bandung dan prinsip-prinsip yang ada pada Dasasila Bandung.
“Dalam konteks dunia internasional sekarang inilah, kita perlu mengingat lagi mengenai prinsip-prinsip dalam Dasasila Bandung itu, serta menerapkannya dan menghidupkannya kembali dalam sistem internasional,” ujar dia.
Konferensi Asia Afrika (KAA) pertama kali diselenggarakan pada 18 April 1955 di Bandung, Jawa Barat. Tahun ini menandai peringatan 70 tahun sejak konferensi tersebut berlangsung.
KAA 1955 menghasilkan sepuluh pernyataan prinsip-prinsip dasar yang dikenal sebagai Dasasila Bandung, yang kemudian menjadi semangat bagi negara-negara Asia dan Afrika untuk menyelesaikan masalah kolonialisme.















