Bisnis  

Merangkai Cerita Chapter 1 by Wana Flore: Kekuatan Kolaborasi Perempuan, Brand Lokal, dan Filosofi “Keindahan Liar yang Tumbuh dengan Anggun”

Merangkai Cerita: Ajang Kolaborasi Perempuan

Merangkai Cerita Chapter 1 hadir sebagai wadah perjumpaan. Di acara ini, perempuan dari berbagai latar belakang—pengusaha, komunitas, hingga individu kreatif—berkumpul, merangkai bunga, dan merajut kisah baru.

Faida Arsyalia percaya bahwa di balik kesibukan profesional dan pekerjaan seriusnya dalam menjahitkan UMKM Indonesia ke buyer internasional, selalu ada kebutuhan akan ruang yang intim, hangat, dan emosional. Merangkai Cerita menjadi jawabannya: sebuah ruang stress release, tempat para perempuan bisa menenangkan diri, melepas kepenatan, dan menemukan inspirasi baru.

Henny Fauziyah Salman (Kiri) Skincare & Kosmetik “Lamus Tirta Botanica” Sponsor kegiatan merangkai bunga “Wana Flore”

Lebih dari sekadar workshop, Merangkai Cerita menjadi simbol bahwa perempuan selalu punya cara untuk menghadirkan keanggunan, bahkan dalam keseharian yang penuh tantangan.

Kekuatan Kolaborasi Brand Lokal

Kekuatan Merangkai Cerita juga terletak pada keberanian menggabungkan brand-brand lokal dengan konsep yang sama-sama berpijak pada filosofi alam, keindahan, dan keseimbangan.

Kang Ipul (Kanan) Owner “DOCTILL” Leather Care

Lamus Tirta Botanica: Brand perawatan kulit alami ini hadir sebagai mitra yang memberikan sentuhan natural beauty. Jika merangkai bunga adalah nutrisi bagi jiwa, maka Lamus Tirta Botanica adalah nutrisi bagi tubuh. Kehadirannya menegaskan harmoni antara jiwa dan raga.
Floraveajeune: Dengan fokus pada kesehatan diri dan gaya hidup seimbang, Floraveajeune menambah makna bahwa keindahan perempuan tidak hanya lahir dari tampilan luar, tetapi juga dari kekuatan dalam. Kolaborasi ini menegaskan pentingnya keseimbangan: bunga untuk hati, perawatan untuk tubuh, dan komunitas untuk jiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *