Pengembangan CekSumber juga melibatkan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) sebagai mitra penyedia sumber faktual. Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menyebut AI di CekSumber dilatih untuk mengenali sumber kredibel seperti media resmi, situs periksa fakta, dan lembaga otoritatif.
“Namun masyarakat tetap perlu kritis dan melakukan pembacaan lateral dengan membandingkan berbagai sumber, baik dari chatbot maupun sumber terpercaya lainnya,” kata Septiaji.
Dengan hadirnya CekSumber, diharapkan literasi digital masyarakat meningkat dan penyebaran hoaks di Indonesia dapat ditekan secara signifikan.***
(Red/ANTARA)















