Google Tambah Fitur Peringatan Aplikasi Boros Baterai di Play Store Mulai 2026

Google PLay Store pada sebuah smartphone/Pexels

TOPIK MEDIA, JAKARTA – Google akan segera memberikan label peringatan khusus di Play Store untuk aplikasi yang dinilai mengonsumsi daya baterai secara berlebihan. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan transparansi sekaligus melindungi pengguna Android dari aplikasi yang terlalu aktif di latar belakang.

Dilansir dari Engadget, Rabu (12/11), sistem baru yang dikembangkan Google akan memantau efisiensi energi setiap aplikasi. Aplikasi yang melanggar batas efisiensi akan ditandai dengan peringatan di halaman Play Store, memberi tahu pengguna bahwa aplikasi tersebut tergolong boros baterai.

Google menyoroti aktivitas wake lock sebagai penyebab utama baterai cepat habis. Fitur ini memungkinkan aplikasi mencegah ponsel masuk ke mode tidur agar tetap berjalan di latar belakang. Dalam kebijakan baru, Google membatasi durasi wake lock maksimal dua jam dalam 24 jam.

Pengecualian hanya diberikan pada aplikasi dengan fungsi yang memang membutuhkan aktivitas berkelanjutan, seperti pemutar musik atau layanan transfer data.

Apabila pengembang tidak segera memperbaiki masalah konsumsi daya, aplikasi mereka bisa kehilangan visibilitas di Play Store, termasuk dikeluarkan dari daftar rekomendasi utama.

Kebijakan efisiensi baterai ini mulai berlaku 1 Maret 2026, dan diharapkan mendorong pengembang untuk lebih memperhatikan optimasi daya tanpa mengorbankan kinerja aplikasi.*

(Red/Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *