“Dari sejak Proklamator kita Bung Karno sampai sekarang, mereka tidak ingin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri. Mereka selalu ingin mencuri dan merampok kekayaan bangsa kita. Dengan segala dalih dan segala teknik. Mereka ingin rusak sendi-sendi kehidupan kita. Mereka mau menyogok hakim-hakim kita, membeli pejabat-pejabat kita,” tutur Prabowo.
Presiden berharap kader Gerindra melalui Tunas Indonesia Raya (Tidar) dapat menjadi sosok pejabat di seluruh institusi negara yang tumbuh dari pemerintahan yang bersih.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa dalam enam bulan pemerintahannya, sudah ratusan triliun kekayaan negara dapat diselamatkan dari kasus korupsi.
“Hampir tiap hari kita membongkar kasus-kasus korupsi dan tidak akan berhenti. Tidak kita akan berhenti,” jelas Presiden.**
(Red/ANTARA)













