Tokoh  

Dadang Rahma, 31 Tahun Bersahabat dengan Raungan Sirine dan Api

Di balik panasnya kobaran api dan tugas berat yang tak kenal waktu, ada kebanggaan yang menghangatkan hati. Setiap kali misi selesai dan ia bisa kembali berkumpul dengan rekan-rekan satu tim dengan lengkap dan selamat, rasa syukur tak pernah absen.

Kendati demikian, tugas ini juga menuntut pengorbanan besar. Ia sering kali merayakan Hari Raya Idulfitri dengan rekan-rekannya bahkan tak jarang di tengah kobaran api, dibandingkan dengan keluarga.

“Istri dan anak-anak saya selalu mendukung serta mendoakan saya agar selamat dalam bertugas. Mereka tahu pekerjaan ini penuh risiko, mempertaruhkan nyawa. Tapi saya menjalaninya dengan sepenuh hati, karena ini adalah panggilan saya,” ucap Dadang.

Menjelang masa pensiun, Dadang berharap Diskar PB Kota Bandung semakin berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Ia berharap para anggota yang masih berstatus honorer bisa segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagai penghargaan atas pengabdian dan risiko besar yang mereka hadapi setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *