Lem dan tiner yang tersimpan dalam drum-drum besar dan dalam jumlah banyak sempat menyulitkan proses pemadaman. Sebab tiner dan lem menghasilkan asap tebal dan api yang terus berkobar tinggi.
Selain itu, bangunan pabrik yang sangat besar dan luas juga sempat membuat puluhan petugas kesulitan menjinakkan si jago merah yang terus membesar di dalam bangunan pabrik.
“Alhamdulillah, berkat kesigapan dan kerja keras tim pemadam kebakaran, akhirnya si jago merah dapat dijinakkan pada pukul 05.36 pagi tadi. Sekitar 12 jam lebih baru selesai proses pendinginan,” ungkap Irman di Soreang, Jum’at (31/1/2025) pagi.
Proses pemadaman yang berlangsung selama 12 jam, lanjut Irman, tidak hanya menggunakan air, namun juga typol untuk mencegah kobaran api meluas ke area lain.
Pada kebakaran hebat tersebut, Disdamkar Kabupaten Bandung menerjunkan 12 unit mobil pemadam kebakaran, 3 unit ambulan dan 70 personel ke lokasi kejadian. Mulai dari pejabat struktural seperti kepala dinas, kabid, dan seluruh personel teknis turun ke lapangan.















